Falisa's Story

freak myself out, cherry blossom girl...

      The Royal Kingdom

      Snowblithe

      The Highest King

      Bara Anggara

      The Sweetest Queen

      Caca Falisa

      Cherry-Wolf

      Blue Red

Tuesday, June 21, 2011

Semai Rindu

Posted by falisa |

Jauh di pucuk dedaun legam, bersemayam rindang telaga pengampunan...

Detak semakin berlari lepas, menantikan pengharapan atas kesetiaan...

Getar jemari berkawan peluh teduh, mempertanyakan kejujuran...

Helai demi helai kenangan terkumpul pasti, merongrong dalam sanjungan...

Pejam semakin mengetarkan detak hati, menyulam serajut imaji bayangan...

Membawa sang fikir menari-nari, hingga terhenti di tapal mestari pebukitan...

Nadi semakin mengikat erat jantung hati...

Setetes mutiara mata mengalir manja, mencari hulu di pipi...

Sang fikir pun masih tak peduli anggun menari, merdu berlagu angin pilu...

Perubahan semu bak rindu, menjamu alunan hikmat nyanyian temaram kalbu...

Perlahan kusandarkan ragaku, pada peristirahatan sendu...


Tuesday, January 25, 2011

Lantunan Senja

Posted by falisa |

Sayup kudengar suara rintih berbisik di kesepian dingin sore basah. Tergetar namamu menyapu peluh penat. Hanya bayangan kalbu menitipkan salam rindu kenyataan insani riang. Sebuah dahaga perlahan menyimpan daun-daun murka menyita perhatian sang saka bayu... Seteguk perih menghalang ranting-ranting patah tak patah. Tak ada sua, hanya diam di keramaian senja meranjau. Menara bergaris menjulang diam menjadi sedikit penghias langit sayu kelabu. Aku sendiri, duduk termangu, membiaskan lantunan satuan semu bisu kaku.

Alunan sepi kembali meniupkan sendu salam semu. Belaian pucuk-pucuk berdebu rindu kemelut merajaui kepingan hati kemerling rancu. Sanjungan memanjakan kerlingan samping selayut watak sesepuh kelu...

Sepi berbisik kepada keramaian dihari bisu, hanya bayangan sinar berbinar mengibar suara kobar semebar....

Hanya sepenggal kisah berawal diakhir, berakhir di awal ketika cerita memulai alkisahnya, ketika alkisah mengakhiri ceritanya... Semu berkata kepada nyata, tentang imaji yang terseret bias pelangi malam. Ketika kelam menenggelamkan malam di ufuk matahari yang bernyanyi padam....

Disini, lorong waktu berkisah tentang cerita lawasnya, mengenai bintang pengamat sebuah perjalanan kembara. Sekotak tersudut berongga indah, tak terbalik di kebusukan jaman, tak usang digerogoti keburukan semampai hati...

Pendar warna kelabu bergelut satuan warna semu, hanya hitam, kelam, terpejam senang. Keributan tawa berlagu buta, menjadikan mati hati semakin tak tertandai...

Perlahan nestapa menampakkan diri diantara beribu burung memekik ragu. Redup bisikan kesah resah terambang pilu. Demimu, tlah dipertaruhkan kebahagiaan, satu pengharapan yang termiliki. Menjadikan karma, semakin terpikat erat pada kenyamanan sang semu ragu dan sendu...

Thursday, August 19, 2010

KERINDUAN

Posted by falisa |


Banyak sekali tulisanku tak terselesaikan tersusun rapi berjajar... Namun serapi apapun itu, sebagus apapun itu, sama sekali gak berarti klo semuanya ga terselesaikan...


Yah, gmana? Manusia...

Apalagi model kayak aku, gampang bosen...


Hwaaahhhhh....!!! Pengen teriak, pengen melepaskan diri, pengen bertahan...

Kerinduan yg saat ini benar-benar menjadikan kekeringan...membuatku merasa getir...menegaskan aku hanya...


:::aku rindu membanggakan orang tuaku dengan segenap kemampuanku:::

:::aku rindu senyum bangga mereka terhadapku:::

:::aku rindu ketika pulang hanya mereka tujuanku:::

:::aku rindu sahabat yang sabar mendengar ocehanku:::

:::aku rindu sahabat yang tak pernah merasa terbebani oleh cerita-cerita membosankan dariku:::

:::aku rindu saran2 mereka, walaupun sering kali kuabaikan, dan aku menjalani hidup dengan caraku:::

:::aku rindu jernih pikirku, lepas tawaku, riang perasaanku :::

:::aku rindu tak memikirkan seseorang yang menjadikan hati seakan mati:::

:::aku rindu ketiadaan resahku:::

:::aku rindu kebahagiaanku:::


Kamu... Untuk kamu...

:::AKU HANYA RINDU KEJUJURANMU:::


Sekali lagi kutegaskan, aku punya banyak keburukan yang mungkin menjadi penyebab aku malu mengakui diriku. Aku bukan gadis tomboy yang gak pernah ngeluh n ngambek. Aku bukan gadis pendiam yang halus dan manis. Aku bukan gadis periang yang selalu ceria dan menyenangkan. Aku bukan gadis dewasa yang mandiri dan anggun. Aku bukan gadis cuek yang gak jaim dan PD. Aku bukan gadis serba bisa yang pintar dan kreatif. Aku bukan gadis cantik yang memperhatikan penampilannya.


Tapi gak bisakah kamu JUJUR ke aku? gak bisa kah, minta maaf ke aku setelh ketahuan klo kamu emang BOHONG...? Sampai kapan aku akan terus dibohongi olehmu...? Jika ini caramu untuk meninggalkanku... Gak perlu susah susah kok... Tinggal katakan,"tinggalkan aku!" dan aku JANJI, aku pergi...!!!

Friday, May 21, 2010

Lagu CANTIK

Posted by falisa |

21 Mei 2010
6:25

Sebenernya cerita lama... Tapi, sepertinya aku pengen dokumentasiin, untuk berbagi pengalaman... :)

Kejadiannya sewaktu aku masih kelas 2 SMA. Ada orang yang nyanyiin lagu buatku, katanya sih, special buatku...

Judulnya, CANTIK...Dipopulerin ama kahitna... Tapi katanya dia nyanyiin special buat aku... :) emm...kalo yang belum tahu liriknya... Ini ni liriknya...

Cantik, ingin rasa hati berbisik. Untuk melepas keresahan, dirimu... Cantik, bukan ku ingin mengganggumu. Tapi apa arti merindu selalu...
Walau mentari terbit di utara hatiku hanya untukmu...
Ada hati yang termanis dan penuh cinta tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi tiada lagi yang ganggu kita ini kesungguhan... Sungguh aku sayang kamu...
Ingin ku berjalan disudut cinta, cinta yang abadi untukmu slamanya...
Ya ya ya ya hey ya...Sungguh aku sayang kamu...

Hwahahaha harusnya aku tahu kalo ini lagu gombal... Tapi, berhubung waktu itu masih ga pernah marahan n aku masih percaya aja ma dia walaupun tau kalo lagi digombalin, aku terima-terima aja... Lagian mana ada sih cewek yang ga seneng kalo dinyanyiin ma orang yang disukai...? Apalagi katanya lagu special... Apalagi aku baru pertama kali dnyanyiin ma cowok... Cmmiiwww.... Seneng seneng... Melayang melayang....Hoho dasar ceweek,,, suka banget digombalin ga jelas... Hihi...

Nah, itu tadi cerita awal bahagianya aku... Trus, kan masuk kuliah ni... Dia nulis NOTES di facebook...
Judul NOTESnya, "Lagu yang Membangkitkan Kenanganku" dan tulisannya...

"Lagu ini bener-bener berarti, dipopulerkan oleh kahitna, kemudian diaransemen ulang lalu dinyanyikan secara acapela oleh vokal group anak anak smaradana
CANTIK...
Ada hati yang termanis dan penuh cinta tentu saja kan ku balas seisi jiwa. Tiada lagi tiada lagi yang ganggu kita. Ini kesungguhan, sungguh aku sayang kamu...dst"


Dan comment-comment temen2 vocal groupnya yang nyanyiin lagu ini, semua bilang ini emang lagu special... Cerita tentang gimana mereka latihan... Cerita tentang kebahagiaan kebahagian mereka... Dan cerita tentang kehidupan masa lalu, kedekatan mereka... Cerita tentang berartinya lagu ini. Bahkan, seseorang yang tadinya ngomong kalo ini lagu special karena dia nyanyiin khusus buatku, dia pun sama sekali ga nyebut namaku. Walaupun memang dia bilang bahwa lagu ini lagu special... Ya, memang lagu special untuk dia sendiri dan mereka... 

Dibilang sakit hati, ya, aku sakit hati... Bahkan banget... Aku ga tau harus seneng lihat dia seneng punya lagu special dan terlihat bahagia ma temen-temnnya, lagunya dan masa lalunya... Atau aku harus sedih denger cerita-cerita mereka tentang lagu specialnya itu, yang ternyata bukan buat aku...?

Aku memutuskan untuk comment di notesnya itu... "iya ya, bara... Dulu bara nyanyiin lagu itu buat aku. tapi katanya special buat aku? tapi ternyata special buat mereka juga?"

Ironisnya,,, tepat setelah aku comment, dia lansung hapus semua comment... Semuanya,,, tak terkecuali...termasuk commentku... Dan sama sekali ga jawab commentku... Aku masih bingung kenapa dia gitu? Kalo emang lagu itu special buatku dan mereka, aku tak apa... Tapi setidaknya, aku harus tahu, lagu ini bukan hanya special buatku, tapi buat mereka juga... Begitu juga sebaliknya, mereka juga harus tahu lagu ini ga hanya special buat mereka, tapi juga special buatku juga... Jangan ditutup-tutupi kayak gitu... Seolah2 aku n mereka sama2 ga boleh tahu kalo itu lagu special untuk satu dan yang lain.huh!!! KENAPA???

Seolah-olah NOTES itu prismatis... Bisa juga dia bilang itu lagu special buat cewek lain lagi...??? Dan stelah kejadian itu, dia dengan santainya SMS masih seperti biasa dan ga minta maaf, n langsung mengalihkan pembicaraan(via SMS) hemmmh... Pinter banget... Tapi bodohnya, aku juga langsung melupakan... Dan bales SMSnya seperti biasa...

Dan akhir-akhir ini aku dibuatnya kecewa sekali lagi, makanya, pas denger lagu ini, rasa sakit ni muncul lagi dan aku inget cerita ini... Trus, nulis deh... Hemmmh...


Semoga kamu tahu apa yg aku rasain, betapa aku kecewa....

Thursday, May 20, 2010

Masa kecil dan UGM

Posted by falisa |

17 Mei 2010
7:21

Malem kemaren, waktu aku kumpul ma temen-temen marching bandku section color guard, aku jadi impianku masa lalu... :D ketika aku masih SD, ketika aku ke jogja dan melihat penampilan marching kemudian bermimpi untuk kuliah di UGM, tempat kuliahku sekarang, dan mejadi salah satu dari mereka, anggota marching.

Waktu itu aku masih kelas 3 SD kalo ga salah. Nah, pas liburan ke jogja, aku mampir sholat dulu di maskam UGM. Kayaknya maskam masih baru,masih ada batu2 lucu gitu di halamannya... Nah, slesai sholat, aku duduk-duduk diluar masjid dan klo ga salah, aku ngomong ma ayahku,"yah, besok kalo aku udah gedhe, aku mau kuliah di UGM ya, ambil batu ah, biar ketrima disini..." sambil mungut batu lucu itu aku bawa pulang kerumah walopun ga dibolehin... Hohoho.(maaf UGM, aku merusak properti) hahahahaha. Kemudian, sampai GSP(kalo ga salah) aku lihat marching band tampil... Waktu itu sih aku lihatnya yg brass. Soalnya yg lainnya ga kelihatan. Huhuhu. Hemm... Ngomong lagi, kali ini ma ibuku,"besok kalo dek falis kuliah, trus ikut marchingband boleh kan ya?" jawabannya ibuku sih enak-enak aja,"iya boleh. Tapi kayak gitu tu menyita waktu belajar lho dek, asal kamu ga capek aja gapapa kok." cihuyyy!!! "yeyey semoga aja aku bisa ketrima UGM." orang tuaku ngasih dukungan. Untuk hal-hal positif, mereka selalu dukung aku, dan ga pernah raguin kemampuanku(bukannya sombong, emang itu cara jitu untuk ngasih aku semangat). Soalnya ketika orang tuaku bilang aku ga mampu, berarti emang bukan kapasitasku untuk ngelakuin itu.kalo orang tuaku ragu, aku berusahanya setengah-setengah.Orang yg hanya berusaha setengah-setengah, mana bisa sukses??? Hehe. Sifat jelekku, aku ga mau diraguin. Kalo ada orang yang mau kasih aku kepercayaan dan tanggung jawab, ya udah kasih aja dan percaya bahwa aku bisa. Klo dilihat dari awal aku ga bakal sanggup, ya udah ga usah dikasih kepercayaan aja sekalian daripada dikasih kepercayaan dan dituntut harus tanggung jawab, tapi masih raguin kemampuanku. Itu justru malah nyakitin banget... Kalo aku dilihat dari awal kurang mampu, tapi tetep dikasih kepercayaan maka orang yg memberiku kepercayaan itu harus yakin bahwa aku mampu, jadi aku akan berusaha gedhe untuk mampu mengemban amanat dan tanggung jawab yg dikasih. Karena aku ga mau mengecewakan orang yang memberi tanggung jawab dan kepercayaan ma aku, tanpa raguin kemampuanku. Seperti orang tuaku... :)

Sepanjang perjalanan keliling-keliling Jogja, aku selalu mikir,"Aku pengen kuliah di UGM. Tapi bisa ga ya? Kan yg ketrima disini anak pinter-pinter..." (padahal waktu SD aku tergolong kategori pinter, hahaha. Entah sekarang???). Pikiran itu masih kubawa sampai aku SMP. Kali ini aku tanya ma temenku,"eh, masuk UGM enak kali ya?". Dia bilang,"eh, susah tau. Yg masuk tuh anak pinter-pinter. Ga bisa sembarangan kalo mau masuk UGM. Kamu belum tahu kan, anak-anak kota tuh pinternya kayak apa? Trus yg ketrima UGM cuma berapa?" wah, kata-kata temenku ni bikin drop sebenernya. Tapi, selama orang tuaku mengibarkan bendera merah buatku hoho, aku ga akan dengerin omongan orang lain. Mereka bilang aku mampu. Ya aku mampu!!!(jangan lupa, aku lagi menceritakan jaman SMP kawan) semangat masuk UGM bener-bener berkobar. Ahhaha. Sampai kelulusan SMP, aku ditanya salah seorang guru,"Masuk SMA mana falis? Trus besok rencana kuliah mau kemana? Ambil jurusan apa?" ku jawab,"Mau masuk SMA MELATI pak, doakan ya. Kalo kuliah pengen di UGM sih, tapi belum kepikiran jurusan apa." PD banget aku ngomong pengen masuk UGM. Hahaha. "Oh, kirain mau masuk ISI, ngembangin bakat seninya." hahaha aku emang suka seni. Tapi ga terlalu freak harus ngerti seni. Yg aku tau, kalo lagi bosen trus ngelukis, tar bosennya ilang... Hhi. Seni adalah perefreshing otak.

Trus jaman SMA, semua berubah. Walaupun udah masuk di SMA favoritku waktu itu,"SMA MELATI" favorit donk ya...ihhiiy!!! Tapi malah semangat belajarnya berkurang entah karena apa. Gara-gara jauh dari orang tua mungkin. Hem, tapi ga gitu juga sich. Em, semangat buat masuk UGM itu udah ga ada lagi. Yang ada malah kalo ditanyain mau masuk kulah dimana aku bilang ga tau, lihat nanti saja. Hem, mungkin karena aku udah beda pemikiran dari waktu SD,SMP kali ya. Sebenernya pengen masuk kuliah yang ga banyak menyita pikiran otak. Hoho. Tapi ga mungkin ada yg seperti itu. Trus ditawarin kakekku masuk angkatan udara. Wew, bener-bener tertarik sebenernya. Aku sampai latihan renang ma lari-lari ato sepedaan tiap pagi. Tapi, karena gigiku berlubang, ga jadi deh masuk AU. Huft!!! Sebenernya pengen juga masuk di jurusan yg ada unsur-unsur desainnya gitu. Jadi, ada unsur seninya juga. Hehe. Urut nih jurusan yg pengen aku masukin yg sebenernya dari hati yg bener-bener, desain grafis, teknik perencanaan wilayah dan kota, arsitektur. Udah, 3 itu doank sebenernya... Tapi, untuk kedepannya aku pilih perencanaan wilayah dan kota, soalnya kata guruku 5 tahun lagi mau dibuka departemen tatakota. Tertarik banget... Tapi, keadaan mengatakan lain...

Barhubung statistika(jurusan pilihan ayahku) grade-nya di UGM tinggi, aku jadi milih statistika sbagai jurusan pertama. Trus gizi(atas permintaan ibuku). Pilihan jurusan yang kuminati, perencanaan wilayah dan kota aku letakkan di pilihan terakhir. Hehehe... Tipe orang yang berbakti pada orang tua nih aku... :)
Pas tes-nya, udah masuk ruangannya telat, lari2, capek, ngos-ngosan... Masuk ruang bikin ribut, soalnya kursiku hampir jatoh... Akhirnya bisa mengerjakan dengan tenang... Hehehe... Emmm,,, nyantai banget aku ngerjainnya...udah mepet UAN juga sih ya...
Selama beberapa minggu selesai ujian masuk UGM, aku berdoa supaya ga masuk pilihan pertama n kedua... Jadi maunya masuk PWK aja. Hehe... Tapi, setelah pengumuman, jurusan pilihan ayahku di UGM aku dapet...!!! STATISTIKA cuy... Cihuyyy!!! Yang penting kuliah di UGM... Kayak mimpiku waktu SD... :D XD bener kan, kata orang tuaku, aku bisa... :)

Trus, akhir akhir ini aku baru aja masuk Anggota Terbatas Marching Band UGM section color guard...!!! Ye yey yeyyy!!! Mewwmweeww... Uhwwhhh... Seneng juga akhirnya kesampaian... Yeey!!! :) dan malem tadi aku denger, dari pelatihnya, akan ada Training Centre yang pertama di Akademi Angkatan Udara lagi.... Waaaa.... Seneng banget....

Jadi,secara ga langsung, walaupun cuma sekelebat, cita-cita pertamaku tercapai deh... :) walopun setengah setengah... hihi... :) em,,, jadi kalo punya cita-cita jangan menyerah... yang jadi sekarang adalah, aku ga punya pandangan masa depan... em,,, mungkin nanti seiring jalannya waktu... Aku bisa mengulang cerita ini lagi,dengan keadaan yang berbeda... :)tapi jalur cerita yang sama... :) amin...

Hingga aku bisa menutup dengan kata-kata..."CITA-CITA masa kecilku TERCAPAI, lagi... " amin...

11 jam... Jogja-Jepara...

Posted by falisa |

13 Mei 2010
22:48

Hahaha... Kubuka dengan tertawa karena aku benar-benar senang... :D Akhirnya sampai rumah juga...
Sebenernya sudah lama aku pengen pulang (maunya sih 1 minggu sekali pulangnya. Tapi, hari ini baru ada kesempatan untuk pulang... Itu pun mesti mengorbankan tugas buat Liga Futsal Kampus (yang ternyata hari-H nya cepet banget datengnya) ama ngorbanin Latihan Marching Band yang baru-baru ini aku ikuti...hem, pengorbanan tanggung jawab demi liburan bareng... Hahaha.

Jadi ngerasa bersalah nih... :( Untuk pihak yang bersangkutan, maafkan salah saya... Tapi ini benar-benar keadaan mendesak... Dan memang sudah direncanain jauh jauh hari. Sebelum saya diterima MB UGM section CG dan ketika ingatan saya masih error, mengingat Liga Futsal Kampusnya diaadain tanggal 4,5,6 bulan JULI. Huh!!! Hehe. Anggap saja saya dimaafkan... Karna nantinya saya minta tutor untuk MB.n' ngerjain jadwal jaga dirumah,,, nanti ku kirim ke mb fika deh... :) via email... Hihi... Maaf ya mbak fika, n maz2 PI LFK... Hihi...

Setelah kejadian kecelakaan yang ga banget waktu tu(jatoh sendiri nabrak taman pembatas jalan di magelang, gara2 nyetir sambil tidur-perjalanan pulang dari jogja ke jepara). Aku ga pernah bawa kendaraan sendiri, balik jepara... Akhirnya hari ini aku memberanikan diri lagi... Soalnya BLADY yang notabene-nya jadi korbanku atas kecelakaan itu udah sembuh... Dan bisa jalan lagi... Ye ye ye!!! BLADY come back... Jadi, selama BLADY ga ada (kira2 1,5bulan dia di bengkel)yang nemenin aku kuliah tu si (siapa ya? Masalahnya bukan motorku sich, jadi ga ku kasih nama deh, hehehe). Si itu deh. Itu gantiin BLADY sementara buat anter jemput n nungguin aku kuliah, maen n kmana aja... Hihi... Makasih banyak deh, pokoknya ye... Maaf juga selama 1,5bulan ga ku cuci, ga ku ganti oli juga... :P

Okeh, mulai bangun pagi jam 5... Langsung mandi, dll. Trus... Let's go!!! Hehey... Kali ni aku ma si memey, pulangnya... Nebengin dia sampai semarang... :) ngeeeengggg ngeeeeeeeeennnnggggggg.... Sambil dengerin lagu-lagunya avril... Latadadalatadada... :) berasa udah lama banget ga lewat jalan-jalan ini... Ga kerasa, trus nyampe deh di magelang... Mampir ke BNI dulu : ngmbil duit. Trus makan buryam... Eh, ketemu 1 kluarga ayah, bunda ama 2 anaknya habis sepedaan trus makan buryam juga... Keluarga yang harmonis,,, jadi inget keluarganya si Ge Er... Hihi... Emm, tapi keluarga yang menungguku di rumah saat ni ga kalah harmonis lah... Lho lho, ngelantur nih ngomongnya... Hihihi...

Perjalanan dilanjutkan. Setelah melewati gunung-gunung sejuk di temanggung, sampai juga akhirnya di kota panas Semarang... Fiuh!!! Kira-kira jam 9. Aku langsung SMS orang rumah,"Adek maen dulu di Semarang ya... Mau ke mal baru." dapet balesan,"Nggih." langsung deh... Nunggu temennya memey di Citra Land begitu ketemu, langsung meluncur ke PARAGON-mal baru yg ku bilang itu-. Ampun... Rame banget... Itu semua mobil kayak mu nyerbu PARAGON...manusia-manusianya juga... Hemmm,,, jadi makin penasaran. Sekilas pendapatku tentang paragon sih, desain bangunannya kereeen banget... Arsiteknya pinter mesti,,, yuuuhuuu... Kreatip kreatip... Menunjukkan kesan dinamis di setiap sentuhan perniknya. Soalnya kebanyakan zig zag gitu...:) hemm... jadi pengen pindah jurusan. hahaha.lanjut... Habis pulang dari paragon, langsung aku ke UNNES bentar.... Hem,,, paling ga nampang lah, daripada dibilang sombong... Dan ternyata ada tragedi yg aku sendiri ga jelas apa pembicaraan awalnya sampai akhirnya aku dihadapkan dua pilihan yg salah satunya "putus" hah??? Males banget klo cowok udah ngomong kayak gitu... Mau bercanda mau serius, EGP!!!

Pulang-pulang jam 6 baru sampai rumah... Wew wew,,, hahahahaha akhirnya... Seneng seneng... Tapi,, tunggu dulu...baru sampai rumah, salim salim... Trus...

"Tadi main-mainnya di Semarang kemana aja??? Ma siapa??? Ngapain aja??? Mesti mampir???"
"Sini lihat bajunya... Ini baju putih kok warnanya jadi berubah agak item-item gitu?? Pernah nyuci ga sih, di kosan?? Jangan-jangan ga pernah dicuci... Motornya juga tu pernah dicuci ga??? Udah sana mandi, sholat!"

"Di mal baru.PARAGON. Kan tadi sudah bilang, mamaku cantik... Trus mampir tempat mas bayu ma maen ke kosan ita'. Sebenernya bajuku udah di cuci... Tapi tadi kan banyak asep mobil, jadi item lagi deh. Klo motor, emang ga pernah di cuci. Si BLADY aja aku cuci baru 2 kali di jogja... Haha. Tapi kan klo dirumah selalu di cuciin... :P"

HEHEHE,,, aku kangen diomellin.. Hem... Tapi takut... Walopun sudah melakukan pembelaan... Hihihi... :D
Malemnya habis sholat, taaraaa... PESTA SEAFOOD yeee.... :) aku suka. Setelah lama di jogja ga pernah makan seafood. Nyamm nyammm... PARAMPA... :D

Friday, May 7, 2010

Tekanan batin... (hahaha)

Posted by falisa |

Rasanya sakit banget denger omongan temennya Bara. Tapi, mungkin bener juga mereka. 1 orangpun di dunia ini gak ada yang percaya aku dan bara saling cinta. Tapi mereka pasti mikir, aku yang kejar Bara. Hmm, mungkin benar kata orang-orang aku tak pantas untuk seorang Bara. Aku hanya gadis biasa mungkin dibawah rata-rata, jika 1 per 1 gadis di dunia ini diberi penilaian. Bahkan mungkin minus. Aku sama sekali gak punya kelebihan dari segi manapun. Tapi aku punya banyak keburukan yang mungkin menjadi penyebab aku malu mengakui diriku. Aku bukan gadis tomboy yang gak pernah ngeluh n ngambek. Aku bukan gadis pendiam yang halus dan manis. Aku bukan gadis periang yang selalu ceria dan menyenangkan. Aku bukan gadis dewasa yang mandiri dan anggun. Aku bukan gadis cuek yang gak jaim dan PD. Aku bukan gadis serba bisa yang pintar dan kreatif. Aku bukan gadis cantik yang memperhatikan penampilannya. Entahlah, aku sendiri gak tau bagaimana aku mendeskripsikan diriku. Aku gadis yang gak punya ambisi. Aku gadis yang sama sekali gak mengenali diriku sendiri. Aku gadis yang sebenarnya gak bisa apa-apa tapi selalu menyombongkan diri, entah itu dengan apa. Aku gadis yang sama sekali gak jelas sifatku. Aku ekspresif dengan keadaan hatiku, tapi gak jarang aku menyembunyikan apa yang aku rasakan. Tapi, sering kali aku tak bisa menjaga control diri. Selalu berlebihan, menganggap dirinya "the best" paling... Paling... Dan paling... Tapi kenyataannya aku hanya gadis yang sangat biasa. Minus.
Entah dari sudut mana Bara melihatku. Harusnya dia malu memilikiku. Dan kenapa harus aku. gadis yang...( Hmm, masih belum yakin dengan semua ini). Gadis yang hanya bisa menjadi bahan tertawaan teman-temannya. Bahkan mempermalukan ia. Selama dalam hubungan ini sebenarnya aku merasa hanya menjadi penambah masalah dalam hidupnya. Aku merasa aku telah merubah dia menjadi bukan dia. Aku terlalu banyak menuntut. Tapi dia seringkali mengabulkan tuntutanku. Atau paling tidak berusaha. Tapi entah dibelakangku seperti apa. Aku memang sama sekali tak pantas mengharapkan bintang emas yang bersinar sangat terang. Banyak bintang lain yang berpendar disekelilingnya yang seharusnya lebih pantas menjadi pendampingnya. Bila aku harus melupakan harapanku kepada bintang emas itu, aku akan melupakan. Demi kebahagiaan 2 bintang yang akan bersinar sangat indah jika keduanya berpadu. Aku gak tau, bintang emas masih akan selalu melihatku bila aku selalu melihatnya, menaruh harapan padanya. Dan ketika aku mundur, aku merasa tak mampu, apakah bintang emas masih melihatku seperti itu? Ataukah dia akan pergi? Jika dia pergi, tak apa. Memang benar, aku sama sekali tak pantas. Saat ini, aku puaskan diriku untuk benar benar merasakan berada di sisi bintang emas. Walaupun aku bukan bintang. Bila semua orang merasa terganggu dengan hadirnya aku disisi bintang emas, maka aku akan pergi. Maaf bintang, tapi memang benar, sepertinya saat ini aku hanya menjadi pengisi hidupmu. Dan suatu saat nanti, kau mendapatkan yang lebih pantas, maka aku pergi. Jangan khawatirkan aku. aku hanya pergi. Dan aku hanya melihatmu dengan sisa kekuatan sayap-sayapku.

Thursday, April 29, 2010

Mimpi- mimpiku Bersama Statistika

Posted by falisa |

Saat aku menceritakan statistika di mataku, aku seperti bercerita tentang kisah embun dimata pagi, tentang terik di mata siang, tentang bintang di mata malam. Ikatan yang mesra diantara mereka, indah seindah pelangi dan buih-buih air yang memendarkan cahaya surgawi.
Sebelumnya, aku memang belum terikat kuat dengan statistika. Namun, keadaan yang memendarkan cahaya abadi membuat diri ini kelu dan resah pilu menanti bayangan jajaran angka dan data. Hujan rumus merindu rindu meneriakkan kesengsaraan mestari. Aku belum mengenalnya, sama sekali belum mengetahui bagaimana ia dan untuk apa aku harus tahu lebih mengenainya. Dan keadaan ini yang sangat memaksaku untuk mengenal lebih dekat dengan dirinya, statistika.
Hari-hariku mengenal lebih dalam dengan jurusan pilihanku. Dan belajar mengenalinya seperti aku ingin mengenali sesuatu yang sangat aku impikan. Mungkin kedengarannya aneh. Tapi ini semangatku. Aku mencintai statistika dengan segala keterbatasan waktu. Dan dengan waktu yang sangat cepat aku memulai hidup baruku dengan mencoba mencintainya sebelum mengenalnya lebih dalam. Aku ingin suatu saat nanti aku menuliskan angka-angka seperti ku saat ini merangkai kata. Memahami bahasa matematika selayaknya aku bagian dari mereka.
Mimpi-mimpiku bersama statistika, dengannya aku mencoba menjelajahi dunia. Mencoba membawa statistika ke dunia nyataku. Mencari kelebihannya yang akan menjadi kobaran semangatku. Dunia membutuhkan statistika, itu berarti dunia membutuhkanku. Untuk itu aku harus lebih dekat dengan statistika, agar suatu saat ia bisa membantuku mengatasi seserpihan masalahku. Mungkin 10 tahun kedepan. Maka, saat ini aku harus pandai-pandai mendekati statistika. Mengenali sifat-sifatnya, menghafal kebiasaannya mengucap dalil-dalilnya dan menerapkan apa yang dikatakannya dalam kehidupanku. Agar pada saatnya nanti, aku tak perlu bersusah-susah lagi untuk mendekatinya dengan cara paksa. Sebaliknya, statistika dan kesempatan-kesempatan lain yang akan mewarnai hidup dengan warna-warna ceria, akan berlarian menujuku. Menawarkan beribu warna yang hendak kupilih. Memberiku sejuta harapan yang akan menjadi titian langkah perjalanan hidupku.
Tak ada satu pun kata ragu mengenal statistika, teman. Tak ada satu pun waktu yang mengatakan keterlambatan mencari ilmu. Semua kini telah mengenal statistika. Tinggal bagaimana kita menjalin keakraban bersamanya. Memahami dan mengenal dirinya lekat dalam dalam. Sehingga muncul serabut-serabut ikatan persahabatan bersama statistika. Dan kelak, ketika jalinan persahabatan telah terjalin rapi dan indah, maka saat itulah waktu akan menampakkan jati dirinya dimana diri kita dan statistika akan bekerja sama mencari jalan-jalan indah menuju kehidupan yang lebih pelik, namun menyenangkan. Dimana Tuhan akan membuat kita lebih bangga telah mengenal statistika. Bersama statistika, kita raih cita-cita...!!! Keep spirit...!!! Go fight...!!!

Saturday, November 14, 2009

Suara hati kekasihku

Posted by falisa |

Ketika cinta itu datang kita tak tahu mengapa dan bagaimana
Ketika cinta merasuk kita akan mencoba hal hal yang sebelumnya kita takuti
Ketika cinta mulai melekat tantangan menjadi halal asalkan atas nama cinta
Ketika cinta…. Datang
Aku tak ingin dia pergi, ingin selalu memeluknya dan melihat wajah tidurnya yang polos…. Menjaga agar dia tetap nyaman dan hangat.. sambil membisikkan I love you secara perlahan.
Ketika cinta dalam pelukan, aku tak ingin dia hilang. Dia pegangan hidupku.. penentu arah di langkahku. Mendoakanku tak putus setiap waktu…merengek ketika kita ingin dimanja
Cinta, aku bngung ketika kau diam. Aku takut ketika kau marah.. aku cemburu jika kau tak bersamaku… sedetik..

Cinta itu FALISA bagiku Falisa lah cintaku
Aku tak mau ia marah, aku tak mau ia diam
Yang paling penting aku tak mau dia melepas cintanya dariku.



Senang sewaktu ia benar benar ku jaga.
Tak kualihkan sedikitpun pandangan darinya
Aku ingin menjaganya dengan kedua tanganku.
Tak rela rasanya jika orang lain bersamanya…
Ia milikku seorang seseorang yang special.
Hanya kepadanya kujatuhkan seluruh hati, kucurahkan semua cinta… kepadanya janji bisa terucap.


Tuhan jika kau memberiku 1 permntaan ijinkan aku membahagiakan dia dengan kedua tanganku sendiri.
Jadikan aku makhlukmu yang kuat, sehingga bisa menjaganya. Dan ijinkan aku dicintai pula olehnya. Dialah semangathidup bagiku.
Namun bila tak ad kesempatan meminta bagiku akan kutempuh banyak cara untuk membuatnya terjadi. Maaf Tuhan namun dia wanita yang benar benar aku cintai.. satuu satunya selama ini dimana aku mempercayakan semua yang kumiliki. Cuma kepadanya kukandung kasih yang teramat dalam…

TUHAN aku cinta falisa………

Friday, September 18, 2009

Shadow Knight...!!!

Posted by falisa |


Aku belum mengerti tujuan sebenarnya teriakan sumbang yang memenuhi antero “SNOWBLITHE” dimana sekarang ini aku bertahta. Mungkinkah setelah pangeran kegelapan menculikku, hingga aku kembali dalam tahtaku kini, selama ini aku tak tahu ada penghuni lain di Snowblithe. Adakah yang telah mengintai, menyelundup, sedikit mengambil alih kekuasaanku. Shadow Knight!!! Entah, baru saja aku mendengar gemersik di sekitarku. Lonceng-lonceg pertanda berbunyi meramaii kerajaanku. Akankah penjarahan terjadi lagi? Bukankan Shadow seharusnya bersama Pangeran Kegelapan saat ini?

The Highest King of Snowblithe disini masih melindungiku dalam lingkaran lingkaran kebesarannya. Dan aku pun menghangatkan suasana dengan menebar serbuk perak kerlipan bintang. Aku meyakinkan diriku. Dia Rajaku. Ah, suara ini semakin memekakkan telinga ketika aku mencoba meyakinkan diriku. Ataukah ini hanya perasaanku? Aku pergi ke tempat tertinggi di kerajaanku. Merasakan sentuhan bayu yang menerpa halus tubuh lemahku, selembut dahulu. Aku layu. Aku semakin layu. Ketika kelayuanku mencapai masa kritisnya, aku semakin tak kuasa. Shadow knight menjarah lagi. Aku melihatnya berkeliaran di hutan pinus berkendara kuda bermata merah. Ia semakin cepat dan… ah,,,!!! Sekelebat sinar hampir membutakan mataku. Di mana Rajaku? Dimana ia? Tak pedulikan lagi dengan keadaanku? Apakah dia tak mengerti? Ahhh!!!! Sinar ini datang lagi!!!! Aku… aku… Aaarrrgggghhh!!!

The Highest King of Snowblithe datang, menemukanku terkapar tak berdaya. Aku hampir meninggalkan Snowblithe. Kemudian bersama redupnya cahaya bulan yang tersamar aku bercengkrama. Bagaimana bias Shadow knight masuk dalam kerajaan kita? Ia diam. Ia harus pergi!!! Ataukah sang Raja masing menginginkannya hadir di sini, meski hanya diam menghuni hutan pinus liar? Meresahkan. Ah, tidak!!! Ini kerajaanku. Tak sembarang orang bisa memasukinya sebebas itu. Mengganggu ketentraman snowblithian. Dia harus pergi!!! Gemerincing lonceng semakin kuat dan liar membahna dalam langit yang bisu. Aku melihat langit luar kastilku, dimana sekarang ini aku berdiri. Sang Raja memihakku, Ratunya. Mengibarkan bendera perang melawan Shadow Knight..

Petir menyambar tak tentu arah, gerumulan awan hitam pun menutupi langitku. Kemarahan shadow knight!!! Kami tak gentar, perisai cinta masih milik kami dan perisai ini akan melindungi siapapun yang masih memiliki satuan asa. Bluewolf masih terpenjara dengan tenang. The Highest King belum benar-benar membutuhkannya. Dia bisa mengendalikan Bluewolf sekarang dan pada saatnya nanti, bluewolf akan dating. Sebenarnya tak rela. Karma jiwanya akan tercabik ketika ia kembali menjadi bluewolf. Tapi bagaimanapun juga semua telah bermula. Entah sampai kapan akan berakhir. Dan semoga tak berakhir dengan Bangkitnya Bluewolf.

Thursday, September 17, 2009

SNOWBLITHE

Posted by falisa |

Aku kangen hidup tenang damai bahagia di snowblithe

The Dark Prince hitam masih mengawasiku. Meracuni ingatanku tentang Snowblithe dan Bluewolf. Aku... aku... aku rindu!!! Tapi racun itu selalu mengubah pikiranku. Membalikkan fakta yang diteriakkan hatiku. Aku sakit, aku tak kuasa. Ketika kerinduanku tak terbendung, meronta aku ingin melarikan diri dari kerajaan yang sama sekali tak ku kenal. Di dalamnya terdapat banyak kepalsuan. Selama apapun aku tinggal, aku tak pernah merasa nyaman di kerajaan yang selalu mengekangku itu.
Sungguh, kurindukan Bluewolf. Hari itu the Dark Prince mengajakku berkeliling di kerajaannya. Dengan hari gusar aku menerima tawarannya. Sebenarnya kontak hatiku dengan Bluewolf masih terikat kuat. Aku merasa bluewolf ada di dekatku. Semakin jauh aku meninggalkan kerajaan pangeran kegelapan, semakin kuat hatiku menggetarkan nada-nada rindu.BLUEWOLF... Di manakah hadirmu? Adakah ku masih dihatimu?
Kenapa aku semakin merasa dekat? Mengapa jiwa ini begitu kuat ingin melepaskan diri dari dekapan. Aku ingin lepas, mencari Snowblithe dan Bluewolf. Tapi hipnotisnya sesalu menekan keinginanku. Ah, BLUEWOLF, aku hanya bisa mengharapkan kedatanganmu. Akankah kau ‘kan menyelamatkanku?
Aku melihat bluewolf di balik semak rerimbun. Seketika itu hipnotis yang selama ini meracuni pikiranku, lenyap...

Untuk mama

Posted by falisa |

Hatiku rindu meneriakkan tanyaku.mengarungi langit fajar, mencari bulir-bulir kesalahan. Kutanyakan pada kaca benggala, “Di mana letak salahku, hingga semua menjauh dariku?”. Diam, bisu tak bersua. Sakitku ini terlunta-lunta meronta. Menyaksikan kebisuan yang semakin menjadi teramat sangat kemudian senyap. Merangkak aku ke bukit tinggi, mencari, di manakah batu merah yang mengganjal nurani.
Mutiara air berkilauan yang menjatuhkan diri kepangkuanku, tak menyejukkan hati gersangku, sama sekali. Kulihat kupu-kupu pun termangu menyaksikan keterpurukanku. Kuhirup hembusan angin yang dinginnya menyayat hati luka. Aku tlah merindu akan berpisahnya ujung dan pusat syarafku. Aku menginginkan jiwaku terlepas bebas mengarungi arus waktu.
Yang kuharapkan kehadirannya tak kunjung sedikitpun. Aku menanti hingga aku sangsi terhadap kebahagiaanku. Akankah ia kembali? Seketika itu, sayup kudengar langkah kaki menjejakkan diri di balikpintu kamarku. Aku rindu senyumnya. Meski getir, setidaknya mampu membawa sejuk hatiku.
Rinduku berarak keluar diantara waktu. Menderu deru manyesakkan hati sendu. Sekejap terlintas bayang senyumnya. Menyudutkan aku dalam jeruji jeruji imaji.
Kulihat wajah seorang yang selalu menentramkan jiwaku, menenangkan resahku. Mengalir urat- urat kebencian terhadapku. Wajah teduh yang selalu membuatku tersenyum, kini teduhnya membuatku menangis meraung. Eraman hatiku semakin menjadi. Ingin kucuri hatinya kembali, hingga aku teduh terlelap dalam kasih sayangnya.

2 authors

Posted by falisa |

“Bebas lepas tinggi di awan
Menunggu semilir bayu merekah merdu
Tersenyum mensyukuri bahagia jiwaku pagi ini
Di tepian gelora yang terpendam jauh
Terpikat embun menoreh satuan asa
Menjamu biru rasa indahku
Mentari... mentaripun tak cukup cerahkan hari
Jiwaku terasa lebih hangat disampingmu
Diiringi sayu lembut sapuan mata sayumu
AKU KAMU JUGA CINTA”

28 Februari 2009
Bara , Caca

Aku dan Cita-citaku

Posted by falisa |


Aku. Sebelum aku menceritakan lebih jauh tentang cita citaku, alangkah elok jika aku mengenalkan diriku, siapa aku. Aku penguntai manik manik cahaya, kurangkai sedemikian rupa hingga kisah hidupku menyerupai rasi bintang yang tak pernah berubah. Dalam keanggunan sinarnya, membawa kebahagiaan dalam sebuah keheningan. Ketabahannya menunggu malam tuk kembali bersinar, dan mengantarkan dunia dalam deruan sapa mentari. Aku, dalam sejuk untaian kisahku, berkawan dengan kabut, pelangi, mentari, angin, pasir, air dan bara. Kabut dengan sikapnya yang dingin, pelangi dengan keriangannya bersorak, mentari dengan ketulusannya menurunkan pedang pedang cahaya, angin dengan kesejukannya berhembus, pasir dengan keikhlasannya menampung gundah, air dengan ikatan persahabatan yang kuat dan bara dengan kehangatannya. Aku menyayangi orang-orang disekitarku, sebesar ledakan yang terjadi jika jupiter bertabrakan dengan matahari, seluas galaksi, sepanjang jembatan nebula, sedalam kerajaan atlantis. Aku mempertaruhkan apapun yang kumiliki bahkan nyawaku. Satu manik yang paling kutakuti bila teruntai dalam kisahku adalah benci. Aku tak bisa dibenci. Karna aku akan sangat rapuh bila seseorang mengatakan benci padaku, walaupun hanya lewat sorotan matanya. Karenanya aku sangat menjaga perasaan orang-orang disekitarku, membuat mereka nyaman berada di sekelilingku. Menebarkan serpih serpih kebahagiaan dalam hatinya, membuka lebar pikiran mereka, hingga masalah masalah terlepas bebas dari pikiran mereka, dan kemudian mencari jalan keluarnya dengan mudah. Aku memang bukan malaikat. Aku hanya sesosok tubuh berjiwa, yang memiliki sayap disalah satu sisiku dan tanduk di sisi yang lain. Aku memiliki nafsu akal dan pikiran diantaranya. Dan ketiga hal itulah yang mengendalikan diriku untuk menjadi sosok bertanduk, ataukah bersayap. Setidaknya seperti itu.Aku.

Semua mungkin terkesan biasa. Dan aku akan membuatnya menarik dengan bercerita tentang cita-citaku. Cita-citaku adalah mengejar impianku. Dua kata yang hampir semakna tetapi berbeda. Impian, impian yang menjadi cita-citaku terpendam jauh dalam celah-celah hati yang kemudian ketika ia muncul, akan terjadi percikan percikan api yang kemudian membesar menjadi kobaran semangat. Impian yang membangkitkan imajinasiku. Impian yang kemudian membawaku masuk dalam dunia baru ciptaanku. Mungkin beberapa orang berkesan aneh dengan impianku. Impian yang sama sekali tak terlihat, tak konkret bahkan sama sekali tak masuk akal.

Impian yang akan kukejar sebenarnya sudah melekat dalam jiwaku. Dan aku pun tlah menjadikannya seperti nyata. Impian yang sebenarnya sangat mudah dicapai bila seseorang percaya bahwa impiannya adalah nyata. Mencoba bagaimana meraih impian itu hingga menjadi nyata, dan membuka lebar lebar sudut pandang pikirnya. Impianku, pembawa cahaya saat aku terpejam kelam. Menegakkan kaki-kaki lemahku ketika lututku terlemas pilu. Membesarkan hati kecilku yang semakin mengkerut ketika ditempa problematika syahdu. Menebarkan sayap-sayap kedamaian ketika batinku beradu.

Impianku memiliki duniaku sendiri. Menciptakan suatu tempat, dimana aku bisa mengembangkan intuisiku. Sebuah kerajaan , dimana terbentang alam penuh cinta dan keajaiban. Tercipta dari tabir hati yang terdalam, dengan imaji yang terbuka lebar. Kemudian terbentuk oleh satu kekuatan kepercayaan. Aku memiliki itu dan kemudian aku mulai menciptakan duniaku. Aku menamainya, SNOWBLITHE. Serpih-serpih air meliuk-liuk mengikuti lintasannya yang berliku. Gemercik alirannya menceritakan kisah perjalanan yang menggiurkan, begitu indah. Seponggok tebing berdiri angkuh, menjadi benteng pertahanan kesucian Snowblithe. Bunga-bunga tersenyum ramah, gemulai menarikan tarian lembutnya yang mempesona. Padang hijau yang tak pernah kering menunjukkan keriangannya, bersedia menjadi permadani ketika melewati malam dan menjamah pagi. Hutan pinus yang menyimpan seribu rahasia dengan pepohonannya yang tak pernah tua. Rumah-rumah kecil beratap rumbia dihuni kurcaci penghitung bintang. Alam bawah batas tempat kita berpijak, air. Tepatnya danau. Disini, aku sering melepas sejenak masalah-masalah di dunia nyataku. Melupakan sejenak beban beban pikiranku. Mencari jalan keluar dengan ketenangan bisu. Kilauan air yang dibayangi sinar rembulan selalu membisikkan kata pelipur getir untukku. Aku sendiri menenggelamkan sedikit resah dalam tangis. Duduk di jejeran kayu yang tersusun rapi ditepian danau yang menjorok indah menuju pusatnya. Aku berada di ujung. Membiarkan kakiku menyentuh dinginnya air yang terlihat hangat. Menikmati sepi di duniaku sendiri. Biarkan dekat, menuju lekatnya peraduan. Mengadu pada air yang gelap. Berkaca pada kilau sang luna, menangis. Tangis adalah titian kasih yang mengalirkan gundah melalui pipi. Dan dengan itu aku mulai berpikir memecahkan masalah di dunia nyataku.

Cita-citaku adalah megejar impianku. Impian yang baru saja aku ceritakan. Memiliki dunia baru, ciptaanku. Dimana masalah masalah bisa dinetralisir dengan mudah. Dan aku selalu malekukannya dalam hidupku. Memandang suatu masalah, kejadian, dan menjalani hidupku dengan sudut pandang yang berbeda dengan orang lain. Sudut pandang yang akan dimengerti oleh orang-orang sepertiku. Hal sekecil apapun itu, akan menjadi besar dan menyenangkan. Masalah sebesar apapun itu akan terasa kecil dan mudah ditangani bila memandang dunia melalui mata yang membuka lebar pikiran dengan intuisi yang kuat dan dengan kepercayaan. Karna aku adalah penguntai cahaya dan impianku adalah pembawa cahaya maka jika keduanya menyatu, terajutlah cita-citaku untuk mengaplikasikan dunia imajinasiku dalam dunia nyataku, hingga keduanya berjalan beriringan menjadi untaian kehidupan yang menyenangkan. Dunia dimana aku bisa menjadi aku.

Kepalsuan Pernyataan Merpati

Posted by falisa |

Aku lebih suka dengan kesendirianku. Yang menciptakan kedamaian dalam pikirku. Menghanyutkan aliran perasaan batinku. Dari pada aku harus ditempa sesuatu yang berlawanan. aku dalam kesendirianku, bermain meniti pelangi, menapaki jalan setapak di pebukitan, bercengkrama dengan alam. menyatukan jiwa sebebas langit. aku benar-benar bahagia mempunyai alam bawah sadar.

Dibatas cakrawala aku menggantungkan pikirku, mencari kedamaian diantara pasir. Membuang serpihan masalah yang memberatkan diri tuk membuka hati.Bermain diantara air membasuh pikiran-pikiran kotor yamh menenggelamkan ekspresi. Aku bingung dengan mereka. Merpati-merpati liar yang tak hentinya meneriakkan kata sahabat. Namun, dengan sikapnya yang membingungkan.menudingku sebagai pembawa masalah. Menukik terbang menuju pusat syarafku dan mencengkeramnya hingga pecah.

Aku bosan. Merpati-merpati itu hanya menawarkan kebahagiaan. Tak pernah sekalipun mereka memikirkan hati dan perasaan. Mereka hanya selalu terbang dan tertawa. Membawa serpih kebahagiaan yang bagiku merupakan kebahagiaan yang sadis.

I'm an angel

Posted by falisa |

Biarkan jiwaku kosong, bebas ringan, membawa sayap suci kedamaian... Menebarkan indah di tiap lukanya.. Hatiku perih,,, perlukah aku menggantinya? Mengulang waktuku lagi. Menyalin cerita tanpa luka? Memeluk semua kehancuran. aku ingin berikan kebahagiaan... yang ada hanyalah rasa goresan darah bersimbah perih teriris senyap

Wednesday, September 16, 2009

Hari-hariku mengenal STATISTIKA

Posted by falisa |

Hari hariku mengenal lebih dalam dengan jurusan pilihanku. Dan belajar mengenalinya seperti aku ingin belajar mengenali bara. :D mungkin kedengarannya aneh... Tapi ini semangatku.

Aku mencintai statistika dengan segala keterbatasan waktu. Dan dengan waktu yang sangat cepat aku memulai hidup baruku dengan mencoba mencintainya sebelum mengenalnya lebih dalam... Dengan cara, mencari tahu kelebihannya. See the result, kelebihan statistika >>>

-> Google chief economics, Hal Varian on Statistics and data - February 2009. He says,"I keep saying the sexy job in the next ten years will be STATISTICIAN. People think i'm joking but, who would've guessed that computer engineers would've been the sexy job of the 1990's?"

(lumayan lah, dengan begitu aku termotivasi untuk cepet lulus n' gag nyesel masuk statistika. Kenapa? Karena 10 tahun lagi STATISTICIAN bakal terkenal, dibutuhkan, dan mudah mendapat pekerjaan-tentunya dengan dukungan IP yang baik, bahasa inggris OK, n' softskill yg memadai... Dan aku yakin, suatu saat statistician memang benar benar menjadi sexy job... Dan, bukan nggak mungkin lho, 10 tahun kedepan ada banyak anak kecil yang bercita cita menjadi STATISTISI... Ckckck... :)

Luar biasa... :D

-> Hm,,, mungkin awalnya aku ragu masuk statistika, kenapa?karena aku pikir STATISTIKA ituh jurusan yang sangat tidak diminati, jurusan buangan untuk orang orang yang bingung menentukan pilihan, dan jurusan orang orang yang hanya mencoba coba seperti aku ini. Dan ternyata dugaanku salah besar. Sebagian besar temanku yang telah aku ambil datanya dengan metode sampling,(:P helleh!!!) mengatakan bahwa memang benar2 mengambil jurusan statistika karena prospek kerja bagus. Karena suka matematika. Dan hanya ada 1 anak yang dikarenakan tidak masuk kedokteran. Mereka nggak asal ngambil jurusan aja. Mereka emang bener bener milih statistika. Dan aku sendiri pun gag asal milih. Walaupun sebenarnya sedikit asal sich... Tapi dengan pertimbangan prospek dan peluang kerja yang lebih terbuka. Dan selain ituh, kata pak dekan, ada 1700orang pendaftar statistika... Dan ituh yang membuat aku bangga masuk statistics. Ternyata banyak juga yah, yang pengen masuk statistika UGM,,, dan aku harus bersyukur mendapatkannya. Alhamdulillah... :))

->kenapa harus statistika UGM? See...!!! Musuh besar Statistics UGM, alias saingan dalam hal mutu, ituh Cuma IPB, yang kelasnya udah internasional. Dan tidak banyak universitas yang akreditasi prodi statistika-nya "A", ituh menambah peluang kerja lulusan statistika UGM menjadi lebih terbuka... UI gag ada statistika, UNDIP akreditasi B. UGM akreditasi A, bangga nuy,,, :))

-> sebenernya aku lebih suka kerja di perusahaan perusahaan swasta dengan salary yang OK. Yah, walaupun sebenarnya orang tua lebih mendukung menjadi pegawai negeri, klo dipikir pikir sich emang nantinya sudah jelas masa depannya klo jadi pegawai negeri. Klopun di negeri, aku pengen di BPS... Klo dosen kayake susah banget deh, secara semuane pengen jadi dosen... Huhuhu,,, sedangkan klo dosen otomatis cuman dikit tuh kuota penerimaannya,,, ya gag sech,,, em,,, pasrahkan saja pada Yang Maha Kuasa. Semoga Dia memberi yang terbaik untukku... Dan apa yang diberikannya adalah hal terbaik yang aku miliki... Alhamdulillah... :))

Monday, November 24, 2008

Titik Es dalam Hati

Posted by falisa |

Di sebuah perusahaan rel kereta api, ada seorang pegawai, bernama Nick. Dia sangat rajin bekerja, dan sangat bertanggung jawab, tetapi dia mempunyai satu kekurangan yaitu, dia tidak mempunyai harapan apapun terhadap hidupnya. Dia melihat dunia ini tanpa harapan sama sekali.
Pada suatu hari, para karyawan bergegas untuk merayakan ulang tahun bos mereka. Semuanya pergi dengan cepat sekali. Tanpa sengaja, Nick terkunci di sebuah mobil pengangkut es yang belum sempat dia betulkan.
Nick berteriak, memukul pintu dengan keras. Namun, semua orang di kantor sudah pergi merayakan ulang tahun bos mereka. Maka, tidak ada yang mendengarnya. Tangannya sudah merah dan bengkak memukul pintu itu. Suaranya sudah serak akibat berteriak keras. Tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya. Akhirnya, dia duduk di dalam mobil sambil menghelakan nafas panjang.
Semakin dia berfikir, semakin dia merasa takut. Dalam hatinya dia berfikir :
"Dalam mobil pengangkut es, suhunya pasti dibawah 0, kalau tidak segera keluar, pasti akan mati kedinginan". Terpaksa dengan tangan yang gemetar, dia mencari secarik kertas dan sebuah bolpen, dia menuliskan surat wasiatnya.
Keesokan harinya, semua karyawanpun datang bekerja. Mereka membuka pintu mobil pengangkut es tersebut, dan sangat terkejut menemukan Nick yang terbaring di dalam. Mereka segera mengantarkan Nick untuk di tolong, tetapi dia sudah tidak bernyawa lagi.
Tetapi yang paling mengagetkan adalah, listrik mobil untuk menghidupkan mesin itu tidak dibuka, dan dalam mobil itu juga ada cukup oksigen untuknya, yang paling mengherankan lagi adalah, suhu dalam mobil itu hanya 28 derajat saja. Tetapi Nick malah mati "KEDINGINAN".
Nick bukanlah mati karena suhu dalam mobil terlalu rendah, dia mati karena titik es dalam hatinya. Dia sudah menghakimi dirinya sebuah hukuman mati. Bagaimana dapat hidup terus..?

Percaya pada diri sendiri adalah sebuah perasaan hati.

Saat ku meninggalkanmu

Posted by falisa |

Jangan Pernah sedih karna kau terlalu mencintaiku,

Jangan pernah sedih karna kau merasa kehilangan aku,

Jangan pernah sedih karna kau tak sanggup melupakan aku,

Maka jangan menangis,
Saat aku meninggalkanmu.

dan ingatlah waktu -waktu terbaik yang pernah kita lalui.

Maka kau akan bangga mengenalku.

Karna aku hanyalah batu pijak bagimu....

Subscribe